Terungkap! John Herdman Siapkan Simulasi Adu Penalti dengan Musik Bising dan Teriakan Staf

John Herdman menyiapkan simulasi adu penalti dengan musik bising dan teriakan sekitar 40 staf demi menguji mental pemain Timnas Indonesia sebelum mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.

Imam Adam
Imam Adam
Terungkap! John Herdman Siapkan Simulasi Adu Penalti dengan Musik Bising dan Teriakan Staf

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman beri intruksi di pinggir lapangan dalam laga final FIFA ASEAN Cup melawan Thailand asuhan Anthony Hudson, Senin di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (5/10/2026) (352_IDN/Imam Adam)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, ternyata menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi kemungkinan adu penalti melawan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Persiapan tersebut tidak hanya berfokus pada teknik menendang bola, tetapi juga melatih mental pemain menghadapi tekanan besar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

John Herdman mengungkapkan bahwa pemilihan eksekutor penalti Timnas Indonesia tidak dilakukan secara mendadak menjelang pertandingan. Tim pelatih mempertimbangkan pengalaman pemain saat mengambil penalti bersama klub maupun tim nasional, persentase keberhasilan tendangan, serta tingkat kepercayaan diri mereka ketika menghadapi situasi penuh tekanan. Informasi tersebut dikumpulkan oleh Andy, staf pelatih yang menangani penjaga gawang sekaligus spesialis bola mati, sebelum dibahas bersama seluruh staf teknis sehari sebelum final.

Salah satu metode latihan yang diterapkan Herdman adalah menciptakan suasana bising menyerupai tekanan pertandingan sesungguhnya. Sekitar 40 staf ditempatkan di belakang gawang untuk berteriak, sementara musik diputar di sekitar area latihan penalti agar para pemain terbiasa menghadapi gangguan konsentrasi. Herdman ingin memastikan para calon eksekutor tetap tenang dan mampu menjalankan rencana tendangan meskipun berada dalam situasi yang tidak nyaman.

Herdman juga menerapkan sistem eliminasi untuk menyaring pemain yang dinilai paling siap menjadi eksekutor. Para pemain diberi beberapa kesempatan untuk mengambil penalti, sedangkan mereka yang gagal harus kembali membuktikan kemampuannya melalui kesempatan tambahan. Proses tersebut membantu tim pelatih menilai konsistensi, ketahanan mental, dan kemampuan pemain dalam menghadapi tekanan sebelum menentukan siapa yang layak dipercaya pada momen penentuan.

Persiapan terperinci tersebut akhirnya menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand selama 120 menit dan menang 4-2 melalui adu penalti pada final, 5 Oktober 2026. Empat eksekutor Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya, sementara Emil Audero menggagalkan dua tendangan pemain Thailand untuk memastikan kemenangan Garuda.

Berita Terkait